Donasi BCA Untuk UNICEF Indonesia

Program Bakti dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) telah memberikan donasi kepada UNICEF (United Nations Children’s Fund) senilai Rp 850 juta untuk  Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif ( PAUD HI) di Kabupaten Sorong dan Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat.

Alasan untuk membantu Pemerintah Provinsi Papua Barat dan Kabupaten Sorong dan Raja Ampat untuk mengoperasionalkan Peraturan Pemerintah 60/2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif. Apalagi, program PAUD HI telah melahirkan sejumlah terobosan yang berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Gebrakan tersebut antara lain terbentuknya gugus PAUD di Sorong dan Raja Ampat untuk mengkoordinasi program PAUD HI Secara Lintas sektoral, serta implementasi PAUD HI di 13 PAUD di Sorong dan 12 PAUD di Raja Ampat dengan total 878 siswa penerima manfaat.

See also  Kerjasama UNICEF dan BAZNAS Untuk Krisis Anak

Pihak Bank BCA berharap terciptanya penguatan koordinasi antar instansi pemerintah yang relevan mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Pemberdayaan Masyarakat Kampung, serta instansi terkait lainnya untuk pembuatan alternatif model PAUD berbasis masyarakat yang sesuai dengan konteks Tanah Papua.

Oleh karena itu, BCA memberikan donasi kepada UNICEF untuk program PAUD HI, yakni upaya guna memenuhi kebutuhan esensial anak usia dini yang beragam dan saling terkait secara holistik dan terintegrasi.

Masyarakat luas juga bisa berperan aktif dengan memberi donasi rutin untuk kegiatan bantuan pendidikan PAUD HI Berbasis Masyarakat yang diselenggarakan oleh UNICEF. Jikapun ingin berhenti, ada cara berhenti donasi Unicef yang dapat dilakukan dengan mudah.

See also  Apa itu Toyota Road Sign Assist dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Tujuan umum PAUD HI Berbasis Masyarakat adalah terwujudnya anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia. Adapun total target populasi PAUD HI adalah sebanyak 900 anak usia 0-6 tahun dan juga 500 orang tua atau pengasuh, sehingga anak usia dini mendapatkan stimulasi terbaik di PAUD maupun di rumah.

Leave a Comment